Minggu, 30 November 2014
Pendidikan berkarakter bangsa
ARTIKEL
PENDIDIKAN
KARAKTER
Cara untuk meningkatkan
kualitas dari Pendidikan Karakter bangsa
RUMUSAN MASALAH
Penulis telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam artikel ini sebagai batasan dalam pembahasan bab isi.
Penulis telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam artikel ini sebagai batasan dalam pembahasan bab isi.
FOKUS
MASALAH
a. Apa pengertian pendidikan karakter
b. Bagaimana Contoh program pendidikan karakter
c. Bagaimana peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa
b. Bagaimana Contoh program pendidikan karakter
c. Bagaimana peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa
IDENTIFIKASI
MASALAH
Penguatan
pendidikan moral atau pendidikan karakter disaat sekarang sangat diperlukan
untuk mengatasi krisis moral yang sedang melanda negeri kita. Krisis tersebut
antara lain berupa meningkatnya angka kekerasan anak-anak dan remaja, kejahatan
terhadap teman, pencurian antar remaja, penyalahgunaan obat-obatan terlarang
dan perusakan milik orang lain sudah menjadi sosial yang hingga saat ini belum
dapat diatasi secara tuntas, oleh kaena itu betapa pentingnya pendidikan
karakter
TUJUAN PENULISAN
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dalam penulisan artikel ini sebagai berikut
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dalam penulisan artikel ini sebagai berikut
- Untuk mengetahui apa itu pendidikan karakter
- Untuk mengetahui contoh nilai-nilai pendidikan karakter
- Untuk mengetahui peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa
MANFAAT
PENULISAN
Bisa dijadikan sebagai bahan
kajian belajar dalam rangka meningkatkan dalam proses pembelajaran karakter
diri sendir pada khususnya dan meningkatkan kualitas pendidikan karakter bangsa
pada umumnya.
LANDASAN TEORI
-Pengertian karakter
- Menurut Kamus Besar Bahasa Indoensia Karakter adalah Sifat –
sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang
lain
- Menurut (Ditjen Mandikdasmen – Kementerian Pendidikan
Nasional) karakter adalah cara berfikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas
tiap individu untuk hidup dan bekerjasama baik dalam lingkup keluarga,
masyarakat, bangsa dan negara.
-Pengertian pendidikan
Berdasarkan (UU SISDIKNAS No 20
tahun 2003) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya
dan masyarakat.
-Pengertian pendidikan karakter
Pendidikan karakter adalah sebuah
sistem yang menanamkan nilai karakter pada peserta didik yang mengandung
komponen pengetahuan, kesadaran individu, tekad serta adanya kemauan dan
tindakan untuk melaksanakan nilai – nilai baik terhadap Tuhan YME, diri
sendiri, sesama manusia, lingkungan maupun bangsa. Sementar itu menurut Lickona
pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk membantu seseorang
sehingga ia dapat memahami, memperhatikan dan melakukan nilai – nilai etika
yang inti
OPINI
& FAKTA
Opini : Pemerintah adalah sebagai kontrol dunia pendidikan karena
dari sinilah masa depan bangsa di tentukan, guru sebagai pendidik sudah
sepantasnya dapat menentukan metode yang paling tepat untuk mendidik para
siswanya melalui pendekatan psikologis agar tercipta suasana belajar yang
nyaman dan kekeluargaan dan yang terakhir adalah orang tua sebagai orang
terdekat dan merupakan tempat pertama seorang anak mengenal lingkungan
hendaknya memberikan contoh yang positif dalam keseharian baik dalam bentuk
sikap maupun komunikasi
Fakta : Pendidikan karakter sekarang ini mutlak diperlukan bukan
hanya di sekolah saja, tetapi di rumah dan lingkungan social. Bahkan sekarang ini
peserta pendidikan karakter bukan lagi anak usia dini hingga remaja, tetapi
juga usia dewasa. Karakter merupakan nilai-nilai manusia yang berhubungan
dengan tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesame manusia dan lingkungan.
Perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hokum, tata karma, budaya dan adat
istiadat.
PEMBAHASAN
Pendidikan
karakter merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga
sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan
tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap tuhan Yang Maha
Esa (yme), diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi
manusia berkarakter yang baik
Jenis-jenis nilai karakter yang dapat ditanamkan kepada
peserta didik di kelas yaitu :
Nilai Karakter dalam Hubunganya dengan Diri Sendiri:- Jujur
- Bertanggung jawab
- Hidup sehat
- Disiplin
- Kerja Keras
- Percaya Diri
- Berjiwa Wira usaha
- Berpikir logis, kritis, kreatif, inovatif
- Mandiri
- Ingin tahu
- Cinta Ilmu
Nilai Karakter dalam Hubunganya dengan Sesama:
- Sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain
- Patuh pada aturan-aturan sosial
- Menghargai karya dan prestasi orang lain
- Santun
- Demokratis
Nilai karakter dalam hubungannya dengan Kebangsaan:
- Nasionalis
- Menghargai Keberagaman
Nilai Karakter dalam Hubungannya dengan Lingkungan:
- Peduli Sosial dan Lingkungan
Nilai Karakter dalam Hubunganya dengan Tuhan:
- Religius
- taqwa
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER
Dunia
pendidikan adalah sebagai instrumen penting sekaligus sebagai penentu maju
mundurnya sebuah bangsa dan lembaga pendidikan adalah sebagai motor penggerak
untuk memfasilitasi perkembangan pendidikan karakter. Keduanya merupakan satu
kesatuan yang seharusnya berjalan seiring dan berimbang karena seperti yang
sudah diungkapkan pada bab pendahuluan bahwa kesuksesan seseorang 80%
ditentukan dari karakteristik seseorang apakah mampu mengelola potensi yang
dimiliki serta mampu mengelola orang lain. Makna dari mengelola tentunya
bersifat psoitif yaitu mampu bekerjasama dan mengimplementasikan potensi yang
dimiliki dalam sebuah tindakan yang kreatif.
Kemajuan suatu
bangsa tidak akan tercapai hanya dengan tersedianya sumber daya alam yang
melimpah dan orang – orang cerdas tanpa didukung dengan kepribadian yang
positif. Di sinilah peran pendidikan karakter menjadi sangat penting untuk
menciptakan manusia yang cerdas, kreatif dan berpepribadian yang luhur agar
mampu mengelola sumber kekayaan alam sesuai dengan semestinya yaitu untuk
membangun sebuah bangsa yang tidak hanya maju secara ekonomi atau tangguh dalam
militer akan tetapi tidak mencerminkan bangsa yang bermartabat melainkan
menjadi bangsa yang besar, mandiri dalam segala aspek dan bangsa yang berbudaya
luhur dan bermartabat.
Pendidikan karakter sebaiknya di tanamkan dalam diri
anak pada usia dini. Karena sesuatu yang sudah di biasakan mulai dari kecil,
akan menjadi penentu sikap anak kelak supaya tidak ikut-ikutan gaya atau
tindakan yang berbau negatif dan memiliki sifat kejujuran serta budi pekerti
yang luhur.
UU 20 2003
tentang Sisdiknas menyatakan bahwa Pendidikan Nasional Pendidikan nasional
berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa
yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk
berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga Berangkat dari hal tersebut diatas, secara
formal upaya menyiapkan kondisi, sarana/prasarana, kegiatan, pendidikan, dan
kurikulum yang mengarah kepada pembentukan watak dan budi pekerti generasi muda
bangsa memiliki landasan yuridis yang kuat. Namun, sinyal tersebut baru
disadari ketika terjadi krisis akhlak yang menerpa semua lapisan masyarakat.
Tidak terkecuali juga pada anak-anak usia sekolah. Untuk mencegah lebih
parahnya krisis akhlak, kini upaya tersebut mulai dirintis melalui pendidikan
karakter bangsa. Dalam pemberian pendidikan karakter bangsa di sekolah, para
pakar berbeda pendapat. Setidaknya ada tiga pendapat yang berkembang. Pertama,
bahwa pendidikan karakter bangsa diberikan berdiri sendiri sebagai suatu mata
pelajaran. Pendapat kedua, pendidikan karakter bangsa diberikan secara
terintegrasi dalam mata pelajaran pkn, pelajaran agama dan mata pelajaran lain yang relevan.
Pendapat ketiga, pendidikan karakter bangsa terintegrasi ke dalam semua mata
pelajaran.
KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas penulis
dapat menyimpulkan beberapa hal yang mencakup tentang pendidikan karakter yaitu
bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga
dan lembaga pendidikan adalah sebagai motor penggerak untuk pengembangan
pendidikan karakter melalui berbagai program baik itu yang ditujukan kepada
para pengajar maupun kepada para anak didik atau siswa.
Pendidikan karakter suatu sistem
untuk menanamkan nilai nilai kpribadian yang luhur yang meliputi hubungan
terhadap diri sendiri, terhadap lingkungan sekitar dan hubungan terhadap Tuhan
YME dimana semua itu terbentuk dari sebuah pemahaman terhadap apa yang dilihat,
dirasa, dan didengar.
Tujuan dari pendidikan karakter
adalah untuk meningkatkat kualitas dari pendidikan itu sendiri untuk
menciptakan manusia yang cerdas, kreatif , berahlak dan memiliki kepribadian
yang positif agar mampu mengelola dan mengambil peran dalam membangun bangsa
yang bermartabat.
DAFTAR PUSTAKA
·
Ahmadi, Abu.
1991. Ilmu pengantar pendidikan.
Jakarta : Rineka Cipta.
·
Abu ihsan, manto. Masalah
pendidikan di Indonesia penyebab dan solusinya. April 2011.
·
Buchori, Mochtar. 1994. Spektrum problematika pendidikan di
Indonesia. Yogyakarta : Tiara
Wacana.
·
Detiknews.
Buruknya kualitas manusia
Indonesia. 21 november 2011.
·
Ebekunt.
Masalah efisiensi, efektifitas,
dan relevansi pendidikan dalam perspektif manajemen pendidikan. 14 april 2009.
·
Suyanto dan abbas. 2001.Wajah dan dinamika pendidikan anak bangsa. Yogyakarta : Adicita Karya Nusa.
Sabtu, 01 November 2014
Pendidikan Karakter
Penulis telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam artikel ini sebagai batasan dalam pembahasan bab isi.
b. Bagaimana Contoh program pendidikan karakter
c. Bagaimana peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dalam penulisan artikel ini sebagai berikut
Untuk mengetahui apa itu pendidikan karakterUntuk mengetahui contoh nilai-nilai pendidikan karakterUntuk mengetahui peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa
- Jujur
- Bertanggung jawab
- Hidup sehat
- Disiplin
- Kerja Keras
- Percaya Diri
- Berjiwa Wira usaha
- Berpikir logis, kritis, kreatif, inovatif
- Mandiri
- Ingin tahu
- Cinta Ilmu
- Sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain
- Patuh pada aturan-aturan sosial
- Menghargai karya dan prestasi orang lain
- Santun
- Demokratis
- Nasionalis
- Menghargai Keberagaman
- Peduli Sosial dan Lingkungan
- Religius
- taqwa











